Designing an eLearning Course

Penggunaan e-learning atau adopsi pembelajaran digital dalam pelatihan perusahaan mengalami peningkatan yang signifikan sejak tahun 2017 dan tren ini akan terus berlanjut. Dengan semakin berkembangnya Authoring Tools yang sepenuhnya responsif, fleksibilitas BYOD (Bring Your Own Device) dalam kebijakan pelatihan menjadikan penggunaan e-learning semakin efektif. Kami melihat tren e-learning kedepan akan menjadi aplikasi dan konten yang lebih luas di semua kebutuhan pelatihan perusahaan serta mampu meningkatkan penggunaannya untuk mendukung pembelajaran informal dan digitalisasi pelatihan konvensional (ILT). Kami juga melihat peningkatan penggunaan format yang digunakan peserta didik dalam kehidupan sehari-hari mereka (terutama, Aplikasi dan Video) untuk menawarkan pembelajaran formal dan informal dan penguatan yang lebih signifikan (melalui penilaian yang didukung oleh latihan praktik yang mengarah pada perolehan keterampilan dan penguasaan). Tahapan analisis dan desain sangat penting untuk memastikan efektivitas pembelajaran, motivasi dan partisipasi peserta dalam e-learning. Menganalisis kebutuhan peserta berikut konten pembelajarannya, menemukan campuran yang tepat dari kegiatan pembelajaran dan solusi teknis sangat penting untuk menciptakan e-learning yang efektif dan menarik.
OBJEKTIF
  • Sebagai langkah pertama, mengembangkan pernyataan yang jelas tentang tujuan pembelajaran menggunakan e-learning.
  • Mengembangkan pembelajaran e-learning yang efektif meningkat ketika informasi yang lebih relevan dikumpulkan dari peserta (mis. Profil pekerjaan, pengetahuan sebelumnya, konteks pembelajaran).
  • Membuat pembelajaran berorientasi pekerjaan, melakukan analisis tugas adalah cara yang baik untuk memastikan bahwa Anda termasuk konten yang relevan. Jika pembelajaran tidak berorientasi pada pekerjaan, analisis topik harus dilakukan untuk mengklarifikasi hubungan antar konsep.
  • Menentukan tujuan pembelajaran, menjelaskan harapan tentang hasil dari peserta didik.
  • Membuat tujuan pembelajaran dan topik yang relevan kemudian diorganisasikan dalam struktur logis menggunakan berbagai metode pengurutan.
  • Instuctional Designer harus mampu mengusulkan campuran terbaik dari metode dan format e-learning agar sesuai dengan kebutuhan pembelajaran tertentu. Perhatian khusus harus diberikan pada kendala teknologi dan sumber daya.
  • Tujuan pembelajaran dapat dicapai melalui berbagai metode pembelajaran, seperti pelajaran interaktif mandiri, simulasi berbasis kasus atau operasional, diskusi online, kegiatan kolaboratif, ruang kelas virtual, tes penilaian dan survei.
  • Membuat berbagai elemen media dapat digunakan untuk membuat konten e-learning, seperti teks, grafik, animasi, audio, foto, dan urutan video. Pilihan campuran media yang tepat tergantung pada pendekatan instruksional serta pada kendala teknologi dan sumber daya.
  • Memutuskan antara menggunakan pendekatan offline dan online, sinkron atau asinkron, penting untuk mempertimbangkan faktor terkait peserta pembelajaran. (mis. Keahlian teknis dan waktu yang tersedia) dan aspek teknis (mis. Persyaratan perangkat keras dan perangkat lunak dan kecepatan koneksi internet.
  • Strategi evaluasi dan metode untuk menilai kemajuan peserta didik juga harus didefinisikan sebagai bagian dari tahap desain.

FASILITAS

CATATAN :

  • Kelas berjalan sesuai jadwal dengan minimal 8 Peserta untuk Kelas Reguler.
  • Biaya Sudah Termasuk Pajak.
  • Untuk Kelas Korporat maupun Kelas Private, Jumlah Peserta dan Jadwal dapat disesuaikan dengan kebutuhan, silahkan untuk menghubungi kontak kami.

Permintaan Silabus TRAINING

COR-02
Pilihan Jadwal *
Layanan Tambahan

Date

09 - 10 Jan 2020
Expired!

Time

09:00 - 17:00

Cost

Rp. 2.990.000

Location

Ibis Arcadia Hotel
Category
PINTERAKTIF Institute

Organizer

PINTERAKTIF Institute
Phone
081394588978
Email
training@pinteraktif.com